BUPATI ZAHIR : TERIMA KASIH BAPAK PRESIDEN JOKO WIDODO

Jakarta,...

Bupati Batu Bara Ir H Zahir M.AP menegaskan atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Batu Bara menyampaikan rasa syukur atas Sumber Daya Alam Batu Bara dan  berterima kasih kepada Presiden RI Ir H Joko Widodo yang mempercepat pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung dengan Perpres 81 tahun 2018 dan terima kasih kepada Gubsu Edy Rahmayadi menjadikan Kabupaten Batu Bara menjadi Kawasan Strategis Provinsi Sumut melalui Perda no 2 tahun 2017.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Ir H Zahir M.AP ketika memaparkan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang bagian Wilayah Program Selatan Kuala Tanjung di hadapan Dirjen Tata Ruang Kementrian ATR BPN yg juga di hadiri 3 utusan Provinsi Riau, Kalimantan Selatan dan Sumatera Utara serta unsur Kakanwil ATR BPN, Kadep ATR BPN, Bupati Indragiri Hilir, Berau, Siak, Bengkalis, Pelalawan dan Walikota Dumai yg dihadiri Sekretaris Deputi dan Unsur Kementrian terkait Senin (24/02/2020) di Grand Bal Room Serathon Hotel Jakarta.

Zahir menegaskan bahwa Kabupaten Batu Bara sebagai daerah proyek strategis nasional telah terbangun Jl Tol Medan Tebing Tinggi, saat ini Tebing Tinggi menuju Laut Tador dan Laut Tador menuju Kuala Tanjung yang target selesainya Oktober 2020. 

Untuk Pipa Gas kata Zahir bahwa sepanjang 16,5 Km dari Laut Tador menuju Kuala Tanjung akan selesai awal April 2020 untuk memenuhi kebutuhan gas guna listrik PT Inalum dan Industri lainnya.

Sedangkan untuk pembangunan Kilang Minyak dan Petrokimia oleh PT Pertamina insya Allah akan usai pendataan dan peta bidang lahan seluas 1000 Ha sehingaa dalam waktu dekat Penlok akan di tanda tangani dihadapan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Pelindo 1, Pertamina dan Forkopimda Kab. Batu Bara.

Lebih jauh Zahir menyampaikan bahwa Potensi Sumber Daya Alam Batu Bara berupa kawasan pantai, pertanian, perkebunan dan perikanan serta dilengkapi daerah destinasi wisata peninggalan Jepang dan Ingris disamping Hutan Raya Danau Laut Tador.

Untuk itu kepada Bapak Dirjen Tata Ruang Kementrian ATR dan BPN mohon dukungan dan bimbingan kepada kami Pemda Kab Batu Bara dan juga Kementerian terkait sehingga Pemda Kabupaten Batu Bara menyikapi Daerah Proyek Strategis Nasional tidak menyalahi aturan.     

Zahir juga menjelaskan bahwa di revisi RTRW Kab Batu Bara 2013 - 2023 telah di ajukan revisi, diantaranya perluasan jalan nasional dan Provinsi untuk 2 jalur agar menghindari kemacatan, sehingga di harapkan Revisi RTRW bisa segera Rampung untuk infrastruktur akses jalan kata Zahir.   

Zahir dalam paparan RDTR didampingi Ketua DPRD Batu Bara M Syafii SH, Wakil Ketua Syafrizal SH, Ketua Komisi , Sejumlah OPD seperti Kepala Bapoeda, dan Para Kepala Dinas serta Drs Syaiful Syafri MM tim TBUPP.(pr)

 

Berita Terkait